Tingkatkan Pemahaman Tentang Data Statistik Melalui FGD

Soppeng— Dalam Rangka Meningkatkan Pemahaman Tentang Pentingnya Data Statistik Untuk Pembangunan Kab. Soppeng maka Badan Pusat Statistik Kabupaten. Soppeng,Menyelenggarakan Acara Fokus Group Discussion (FGD) Kab. Soppeng Dalam Angka 2019.

Acara tersebut dibuka Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kabupaten Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si, di ruang Pertemuan Hotel Grand Souta jalan tujuh wali wali Watansoppeng, Senin (29/7/19).

Kepala Seksi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Soppeng Ir. Muh. Nasir dalam sambutannya mengungkapkan tentang masalah-masalah yang dihadapi pada saat pengumpulan data.

“Keterlambatan dalam pengumpulan data dapat menghambat terbitnya data, hal ini disebabkan karena adanya keterbatasan personil di masing-masing SKPD dan Format data yang tidak sesuai dengan format data yang ada di SKPD” Jelasnya.

Sementara Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si, dalam sambutannya mengatakan bahwa, salah satu faktor keberhasilan pembangunan daerah terletak pada kualitas perencanaan yang disusun.

“Untuk menyusun sebuah perencanaan yang baik diperlukan data yang akurat sebagai dasar menetapkan target dan tujuan yang ingin dicapai” tegasnya.

Surahman manambahkan bahwa, untuk mendapatkan Data yang Valid dan akurat, Pemerintah Kabupaten Soppeng telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk diantaranya adalah BPS Kabupaten Soppeng dalam rangka penyediaan data.

“Tujuan penyediaan data ini adalah untuk perencanaan pembangunan khususnya dan perumusan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Soppeng pada umumnya” ungkapnya.

Pada acara ini diberikan penghargaan kepada pihak- pihak yang mengumpulkan data tercepat, diantaranya :
Untuk Kategori BUMN / BUMD diraih oleh Bank Sulselbar Cabang Soppeng, Kategori SKPD diraih oleh Diskominfo dan RSUD Kabupaten Soppeng, Kategori Lembaga Swasta diraih oleh Yayasan Pendidikan Lamappapoleonre, dan untuk kategori Instansi Vertikal diraih oleh Pengadilan Negeri Watansoppeng.

Turut hadir para Kepala SKPD, Para Camat, Para Kepala Instansi Vertikal, Para pimpinan BUMN/ BUMD, dan Para pimpinan perguruan tinggi. (**).