WAJO— Status Hukum Kepala Desa Abbadderang H Syamsuddin yang merupakan terdakwa Pelaku pemukulan  pada 19 April 2018 di Desa Tangkoro, kini mengalami perubahan dari Tahanan Pengadilan menjadi Tahanan kota.

Perubahan Status terdakwa H.Syamsuddin, ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Wajo pada hari ini, Rabu (6/6/2018).

H. Alimuddin korban penganiayaan saat di hubungi via telpon mengatakan, “saya sangat kecewa atas berubahnya status hukum tersangka. alasan bahwa pelaku seorang kepala desa yg
harus keluar dari tahanan untuk mengurus warganya sangat tidak rasional dan ini merupakan potret peradilan yg sangat buruk dan sangat menciderai rasa keadilan saya selaku korban”.

” ini tanda tanya besar yg harus dijawab ketua pengadilan negeri sengkang selaku ketua majelis hakim dalam perkara tersebut, ini sangat tidak  adil dan patut diduga ada transaksional dibalik keputusan tersebut dan kalau pelaku tidak segera di tahan kembali, saya dan keluarga akan berencana berdemo di depan pengadilan tinggi Makassar”. ucapnya

Untuk Mengkonfirmasi hal tersebut, di hari yang sama sejumlah Wartawan mendatangi  Pengadilan Negeri Sengkang untuk bertemu dengan Ketua Pengadilan.

Namun Ketua Pengadilan Harun Yulianto, SH Tak mau ditemui dan memilih mengarahkan konfirmasi ini ke bagian  humas. tapi Bagian Humas pun tak bisa ditemui.
“Bapak Sementara berada di luar Daerah, beliau lagi di Kemenhumham”, kata Resepsionis Kantor. (Gun’z)