Soppengpost.com— Kabupaten Soppeng menduduki peringkat pertama progres Monitoring Control for Prevention (MCP) 2020 dari 24 Kabupaten/Kota se SulSel dengan total nilai 81,12%.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Frismon pada Rapat koordinasi Monitoring dan Evaluasi Progress Monitoring Control for Prevention (MCP) Tahun 2020 Korwil VIII KPK RI dengan Pemerintah Daerah se SulSel melalui Video Confrence, Kamis (26/11/2020).

Kegiatan tersebut turut di hadiri Pjs. Bupati Soppeng Idham Kadir ,S.Sos,M.Si di dampingi Sekertaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs.H.A.Tenri Sessu,M.Si serta sejumlah pimpinan SKPD diantaranya Kepala Inspektur, Kepala Bappelitbangda, Kepala BPKPD, Kadis PMPTSP, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas PMD, Kabag Barjas Sekertariat Daerah dan pejabat terkait di Ruang SCC Lamataesso Kantor Bupati Sopppeng

Terkait hal tersebut Sekda Soppeng, Drs.H.A.Tenri Sessu,M.Si mengatakan bahwa, kami tetap akan meningkatkan hasil MCP yang sudah 81,12 % , masih ada beberapa indikator yang masih perlu segera diperbaiki, ditindaklanjuti , termasuk dokumen-dokumen sebagai lampiran peningkatan nilai MCP dan Insya Allah sampai bulan Desember kami akan tetap lanjutkan dan mudah-mudahan nanti akan bisa menambah nilai sampai Desember.

Pada kesempatan tersebut Kasatgas Pencegahan KPK RI, Dian Patria menjelaskan bahwa, dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, KPK menghadapi sejumlah tantangan diataranya KPK tidak bisa bekerja sendiri, persoalan terlalu banyak dan rumit, persoalan negara yang dikendalikan oleh banyak kepentingan.

“Tidak hanya itu, terdapat juga 3 persoalan bangsa (orang serakah bersatu, pemerintah lemah, masyarakat membiarkan). Olehnya itu, dalam menyikapi hal ini harus ada 3 agenda bersama yang dapat dilakukan yaitu orang baik harus bersatu, perjuangan yang konsisten, berpikir ke dalam sebelum menyalahkan orang lain”,pungkasnya (**)