Foto kepala kantor Kemenag, sekretaris MUI soppeng serta asisten 1 setkab Soppeng, saat menghadiri rapat kordinasi panitia fetival ilagaligo III

Soppeng— Tidak ada prosesi ritual yang menjurus ke musyrik pada Festival Lagaligo III yang rencananya di adakan pada tanggal 17 sampai 23 Desember 2018 di Kabupaten Soppeng.

Hal ini diungkapkan Sarianto Asisten 1 Setda Soppeng pada rapat panitia dengan istansi terkait yang juga di hadiri sekretaris MUI Soppeng Musriadi serta kepala kantor kemenag Drs H Husaema Rauf MA, di sekretariat panitia Hotel Makmur WatanSoppeng, Kamis (18/10/18)

Menurut Sarianto, inti dari acara ini sebenarnya adalah seminar internasional serta kajian tentang sejarah Lagaligo kerja sama dengan pihak akademisi dari Unhas.

“festival ini juga akan menampilkan beberapa rangkaian budaya tradisional masyarakat Bugis, misalnya seperti Massalo, Mattojang, Majjeka, Mappadendang, Sere Api dan permainan rakyat lainnya sebagai destinasi wisata, tidak ada prosesi ritual”. Tegas Sarianto.

Sementara tanggapan Sekretaris MUI Soppeng Musriadi dalam rapat tersebut menjelaskan bahwa, “kami dari MUI, Tdk ingin menghambat kegiatan ini, kehadiran kami disini hanya ingin mendengar langsung kegiatan apa yang akan di laksanakan nanti, kami hanya mau melakukan dialog agar tidak timbul masalah yang tidak diinginkan”. (Gun’z).