Danau Tempe Meluap Ratusan Hektare Sawah di Marioriawa Terancam Puso

Soppeng— Air danau Tempe meluap, Ratusan hektare (ha) sawah di tiga Kelurahan diantanya Limpomajang, Kaca serta Attangsalo di Kecamatan Marioriawa terendam banjir. Akibatnya para petani terancam gagal panen.

Hal ini disebabkan beberapa sungai besar yang bermuara di Danau Tempe dalam beberapa hari terakhir mengalami Banjir.

Lurah Kaca Sudarmono saat dikonfirmasi melalui telepon Rabu, (12/6/19) menjelaskan bahwa, ada sekitar 330 hektar (ha) sawah di Kelurahan Kaca sudah beberapa hari terendam banjir air luapan danau tempe.

“dan itu berpotensi petani gagal panen karena air luapan danau tempe terus naik ke pemukiman warga” tambah Sudarmono.

Sementara Dullah (40) salah satu petani di Kelurahan Kaca mengatakan, “sudah sekitar 3 hari banjir merendam persawahan di kelurahan kaca Jika waktu dekat banjir air danau tak surut, kemungkinan besar tanaman padi akan membusuk/ hancur.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng Ir Fajar MMA yang di konfirmasi di kantornya di hari yang sama membenarkan adanya ratusan hektar sawah terendam air di 3 kelurahan di Marioriawa yang terancam gagal panen.

“memang ada ratusan hektar sawah yang terendam 3 kelurahan di Marioriawa, saya sudah melihat langsung lokasi tersebut, Dan sampai hari ini saya pantau terus perkembangannya”. Jelasnya.

Fajar berjanji berupaya akan membantu petani yang mengalami gagal panen paska banjir. (Gun’z).