Wajo— Oknum camat bola Andi Nirwana, bersama Abd Karim Nur kades Lempong mengamuk di rumah Hj normah warga desa lempong kecamatan bola Wajo karena mengira warga tersebut melakukan bagi bagi hadiah untuk pemenangan calon Bupati wajo Amran Mahmud – Amran SE (PAMMASE) Senin, (18/6/18)

Menurut hj normah saat di temui di posko pemenangan pammase di hari yang sama mengatakan, “Kronologis kejadian berawal ketika salah seorang keluarga saya Sahar Warga desa Watampanua kecamatan Pammana, Wajo berkunjung ke Rumah untuk silaturahmi habis lebaran, sekaligus mau pinjam kunci kunci karena mobilnya rusak dan saat hendak pulang saya berikan pakaian milik suamiku karena tidak terpakai dan juga satu jilbab yang saya beli sendiri untuk di berikan kekeluarganya”.

Namun saat Sahar pulang dia dicegat Abd Karim Nur kades Lempong karena mengira pemberian yang saya terima merupakan bagian dari pembagian PAMMASE, padahal tidak”, jelasnya.

Hj norma menambahkan “saat menahan Sahar oknum kades menghubungi ibu camat kemudian bersama sama ke rumah dan mengamuk kemudian menggeladah untuk mencari barang bukti yang lain”.

“Saya tahu mereka memang tidak senang pada keluarga kami karena mendukung pammase dan saya tidak terima perlakuan yang dilakukan terhadap kami, olehnya itu saya akan melaporkan kasus ini ke pihak Panwascam, karena ini menandakan ketidaknetralan mereka”. ungkapnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Lempong dan Camat Bola Andi Nirwana yang dihubungi melalui via selularnya belum bisa dikonfirmasi karena sesuatu dan lain hal. (**)