Lalabata, Soppeng Post – Terungkapnya kasus penjualan bibit jagung bantuan pemerintah, yang diperjual belikan,di Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Membuat Kadis Pertanian Soppeng A. Fajar mengambil langkah-langkah tegas.

Ketegasan yang diambil A. Fajar bukan tanpa alasan akan tetapi, guna mengantisipasi bantuan benih jagung di perjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Olehnya itu Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng Melakukan beberapa Poin yang meliputi:

1. Identifikasi calon lokasi/ calon petani dengan pengawalan PPL.
2. Sosialisasi kepada pengurus kelompok penerima bantuan.
3. Pengawalan dari PPL pada saat distribusi benih oleh rekanan.
4. Melibatkan seluruh pihak terkait ( Kades,  Lurah,  KTNA, Pers dan Lsm)  untuk membantu pengawalan.
5 . Menyuruh petani penerima bantuan untuk mengupulkan kemasan benih sebagainbukti bahwa benih betul betul ditanam.
6. Laporan harian luas tanam dari

Ia menegaskan bahwa” untuk kelompok Tani maupun pihak lain, yang sengaja maupun tidak sengaja, menjual bantuan pemerintah. Kami minta pihak polisi untuk menindak  tegas”.Ungkapnya Selasa 12/9.2017.

A Fajar
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng. A. Fajar saat diwawancara Soppeng Post

Selain itu A.Fajar juga meminta kepada Masyarakat, Aktivis, Lsm dan Wartawan untuk mengawal bantuan-bantuan dari dinas peranian agar tepat sasaran.

“Kami meminta Masyarakat, LSM, Aktifis dan wartawan untuk membantu mengawal bantuan pemerintah supaya tepat sasaran dan dapat digunakan sebaik mungkin demi memajukan Pertanian yang ada di Kabupaten Soppeng”.Tuturnya (Yonk)

Tinggalkan Balasan